Senin, 05 November 2012

Hubungan Individu, Keluarga, dan Masyarakat





Individu adalah bagian terkecil dari masyarakat yang tidak dapat di pisah menjadi bagian yang lebih kecil lagi.  Pada dasarnya individu mempunyai ciri – ciri yang berbeda. Mereka nantinya akan bergabung dan membentuk sebuah kelompok masyarakat dan mempunya karakteristik yang sama dengan kelompok masyarakat tersebut. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.

Masyarakat adalah sekelompok orang yang saling berinteraksi satu sama lain antara individu-individu yang berada disekitar mereka, mereka saling tergantung satu sama lain, dan mereka hidup bersama dalam suatu komunitas yang teratur . Kata “masyarakat” berasal dari arab yaitu musyarak. Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.

Keluarga adalah lingkungan yang terdapat sekumpulan orang yang berhubungan sangat dekat dan tentu juga ada hubungan darah. Keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Mereka saling berinteraksi 1 sama lain dengan kasih sayang yang alami.

Individu, keluarga, masyarakat adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Yakni, tidak akan pernah ada keluarga dan masyarakat apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya serta menumbuhkembangkan perilakunya. Keluarga sebagai lingkungan pertama seorang individu memiliki peran paling besar dalam pembentukan sikap suatu individu, sedang masyarakat merupakan media sosialisasi seorang individu dalam menyampaikan ekspresinya secara lebih luas.


Sumber : 1. id.wikipedia.org/wiki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar